Bukan hanya buah, sayuran-sayuran ini juga tinggi kandungan vitamin C

image source: freepik.com

Di tengah wabah Corona, vitamin C kini menjadi primadona dan bahan-bahan makanan yang lekat dengan kesan vitamin C banyak diburu konsumen. Sebenarnya, mengapa kita harus mengonsumsi vitamin C?

Vitamin C dibutuhkan tubuh sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas. Radikal bebas ini yang menyebabkan kerusakan sel dan DNA sehingga mengantarkan pada berbagai penyakit, tidak terkecuali kanker. Vitamin C juga memiliki peranan penting di hampir semua jaringan tubuh karena vitamin inilah yang membentuk kolagen. Kolagen dibutuhkan untuk membangun dan memelihara tulang, sendi, kulit, dan jaringan saluran pencernaan. Bagi kamu yang tidak ingin cepat keriput, pastikan kamu tidak meninggalkan asupan vitamin C di setiap harinya.

Nah, manfaat yang ini, nih, yang membuat orang-orang berburu suplemen dan makanan mengandung vitamin C. Vitamin C ternyata merupakan bagian penting dari sistem kekebalan tubuh untuk melawan virus, bakteri, dan patogen lainnya. Orang yang kekurangan vitamin C lebih rawan terkena masalah pada sistem imunnya.

Baca juga: Racikan jus ini bantu cegah serangan virus dengan tingkatkan kekebalan tubuh

Darimana kita mendapakan vitamin C?

Tubuh kita tidak bisa memproduksi sendiri vitamin C. Karena itu, kita harus mendapatkan asupan vitamin C melalui makanan yang kita konsumsi setiap hari. Tubuh kita juga tidak bisa menyimpan kelebihan vitamin C sehingga kelebihan vitamin yang masuk ke dalam tubuh akan otomatis terbuang melalui urin. Kebutuhan harian kita akan vitamin C sebenarnya tidak terlalu banyak, hanya 90 mg untuk laki-laki dan 75 mg untuk wanita. Kebutuhan untuk wanita hamil dan menyusui sedikit lebih banyak, masing-masing 85 mg dan 120 mg per harinya. Karena itulah, cara terbaik untuk mendapatkan vitamin C adalah dengan mengonsumi sayur dan buah, tidak perlu tambahan suplemen vitamin C karena akan sia-sia, kecuali kalau kamu memang berada dalam kondisi-kondisi medis tertentu, ya!

Jika mendengar kata vitamin C, mungkin kita akan langsung membayangkan buah-buahan berwarna kuning seperti lemon dan jeruk. Meski vitamin C memang lebih banyak terkandung dalam buah-buahan, vitamin ini juga terkandung dalam beberapa jenis sayuran, lho.

Berikut merupakan sayuran-sayuran yang mengandung vitamin C:

1. Brokoli

Louis Hansel/Unsplash

Sayuran yang satu ini memang sudah tidak asing masuk dalam jajaran sayuran ‘papan atas’ karena kandungan gizinya. Dalam satu cangkir brokoli mentah, terkandung 81 mg vitamin C yang jika disandingkan dengan sedikit buah dan sayuran lain sudah dapat memenuhi kebutuhan harianmu akan vitamin C. Jika kamu mengonsumsi brokoli tanpa dimasak, misalnya dengan dijadikan jus maka satu cangkir brokoli seharusnya sudah cukup memenuhi. Hal itu dikarenakan saat dimasak, kandungan vitamin pada buah dan sayuran apapun akan turut berkurang.

Baca juga: Ide Mengolah Sayur Buat Kamu Yang Nggak Suka Sayuran

2. Kentang

Monika Grabkowska/Unsplash

Sebagai sumber karbohidrat, kentang juga ternyata mengandung vitamin C dalam jumlah yang tidak sedikit. Sebuah kentang berukuran besar mengandung hampir 73 mg vitamin C. Buat kamu yang sedang berusaha menurunkan berat badan, memilih kentang sebagai pengganti nasi bisa menjadi pertimbangan yang bagus karena kentang memiliki sera lebih tinggi dibanding nasi, jadi membuat kenyang lebih lama. Selain mendapat vitamin C, kamu juga mendapat manfaat lainnya dari mengonsumsi kentang.

 

3. Brussels sprouts (kubis Brussel)

Sebastian Coman Photography/Unsplash

Jenis sayuran ini mungkin adalah yang paling mahal secara harga dibanding sayuran sebelumnya. Selain karena berasal dari Belgia dan masih jarang dibudidayakan di Indonesia, tanaman yang mirip kubis ‘kurcaci’ ini memiliki kandungan gizi tinggi yang penting bagi tubuh, tentu saja salah satunya adalah vitamin C. Kandungan vitamin C pada satu cangkir Brussels sprout mentah hampir mencapai 75 mg. Tidak ada salahnya kalau kamu ingin mencoba sensasi crunchy dan segar saat menyantap sayuran ini. Namun bagi beberapa orang mungkin sayuran mini ini terlalu pahit bagi lidahnya.

 

4. Kembang kol

Louis Hansel/Unsplash

Kembang kol yang kerap kita temukan pada makanan-makanan seperti capcay, memiliki kandungan vitamin C sebanyak 51 mg pada setiap satu cangkir. Selain vitamin C, gizi lain yang terkandung dalam sayuran berwarna pucat ini antara lain, vitamin K, zat besi, kalium, dan serat yang cukup tinggi. Seperti makanan apapun yang akan berbahaya jika dikonsumsi berlebihan, mengonsumsi kembang kol secara berlebihan juga tidak baik karena bisa menyebabkan perutmu kembung.

Baca juga: Tips memasak capcay enak dengan sayur tetap renyah dan tak menghitam

Itulah beberapa sayuran yang mengandung vitamin C dalam kadar yang tinggi. Pastikan kamu selalu menerapkan pola hidup sehat dengan gizi seimbang dan olahraga untuk menjaga daya tahan tubuh tetap kuat, ya!

Selalu dapatkan info, tips, dan berbagai resep masakan di Kitchen Of Indonesia.

Follow us on:
Instagram: KitchenOfIndonesia
Facebook: Kitchen Of Indonesia
Youtube: Kitchen Of Indonesia

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Ingin mendekor ulang dapurmu? Inspirasi gaya dapur berikut ini bisa wujudkan dapur idamanmu, lho!

5 roti dari berbagai negara yang mungkin belum pernah kamu cicipi