Bosan sajian bersantan saat Idul Fitri? Coba santap makanan berkuah menyegarkan ini

image source: Royco

Idul fitri di Indonesia identik dengan hidangan bersantan semacam opor, gulai nangka, dan rendang. Makanan bersantan dan berlemak memang menggugah selera, namun kalau harus memakannya sampai hari ketiga lebaran, makanan-makanan berbumbu “berat” ini bisa bikin perut kita tidak nyaman. Selain itu, lidah kita pun pasti mendambakan makanan lain yang bercita rasa segar dan bebas santan, kan? Nah, jika kamu sudah bosan dengan menu bersantan, kuliner khas nusantara berikut bisa jadi alternatif sajian di hari lebaran. Selain bebas santan, menu di bawah ini juga punya kuah yang menyegarkan, lho.

Pindang patin

source: masakapaya.com

Jika kamu mendengar kata pindang, mungkin yang terbayang di benakmu adalah awetan ikan tongkol atau ikan kembung yang banyak dijual di pasar. Tapi, definisi pindang yang satu ini sangat berbeda dengan pindang yang berupa awetan ikan tadi. Ya, ini adalah sajian khas Sumatera Selatan berupa ikan patin yang dimasak dengan kuah berbumbu. Meski umumnya menggunakan ikan patin, namun dapat diganti dengan ikan lain seperti ikan gabus.

Perpaduan rempah seperti lengkuas, asam jawa, jahe, kunyit, dan bahan lainnya membuat kuah pindang patin memiliki cita rasa yang unik. Manis, pedas, sedikit asam, semua bersatu dalam semangkuk pindang patin. Penggunaan daun kemangi menambah kesegaran dan cita rasa yang khas dari makanan ini. Sementara itu, tekstur ikan yang lembut menjadikan pindang mudah dicerna oleh anak kecil hingga kakek-nenek kita, lho.

Rawon

source: royco

Setelah mengunjungi ujung selatan Sumatera, kini kita bergeser ke bagian timur Jawa. Siapa yang tidak kenal dengan rawon? Meski sebagian dari kita mungkin belum pernah mencicipi rawon, nama masakan berupa daging sapi berkuah hitam ini pasti tidak asing, kan? Oleh orang-orang yang bukan berasal dari Jawa Timur atau yang belum pernah mencicipinya, pembuatan rawon sering dikira menggunakan kecap sehingga kuahnya berwarna hitam. Nyatanya, warna hitam dari kuah rawon didapatkan dengan mencampurkan kluwek atau kluwak, buah dari pohon kepayang yang hanya tumbuh di Indonesia.

Jangan khawatir, meski memiliki kuah berwarna hitam, rawon sama sekali tidak pahit, kok! Rawon bercita rasa gurih dan sedap, berkat aneka rempah seperti dan salam, kemiri, daun jeruk, dan lengkuas. Penyajiannya yang hangat sangat cocok dinikmati dengan nasi putih, sambal, dan taburan bawang goreng.

Soto mie Bogor

source: dapurumami.com

Makanan yang satu ini berkuah bening, seakan menjadi penyeimbang bagi bahan utamanya yang berupa daging, jeroan dan kikil sapi. Sebagai pelengkap, dalam satu mangkuk soto mie Bogor juga ditambahkan bihun dan mie kuning, risoles, tomat, emping, dan sambal.

Baca juga: Sup Ikan Khas Batam, Hangatnya Sajian Berkuah Yang Selalu Ditunggu

Kuliner ini mudah sekali dijumpai ketika kamu menginjakkan kaki di kota Bogor. Mulai dari dijajakan oleh gerobak kaki lima hingga restoran bintang lima.

Bakso Malang

source: makocoh.wordpress.com

Kembali lagi ke Jawa Timur, kini kita punya sajian segar lainnya. Ya, bakso Malang! Kuliner yang bukan hanya dijumpai di Malang melainkan tersebar luas di seantero Indonesia ini terkenal denganragam baksonya yang bervariasi dalam satu porsi, ditambah pendamping atau isian lainnya.

Biasanya, penjual bakso malang punya berbagai varian bakso yang bisa dipilih berdasarkan selera konsumen, seperti bakso urat, bakso keju, bakso sumsum, bakso cabai rawit, dan bakso telur. Selain itu, disediakan pula pendamping selain bihun dan mie kuning, antara lain pangsit rebus, pangsit goreng, risol, dan tahu. Kuah bakso Malang agak berbeda dengan bakso lain yang cenderung bening. Karena menggunakan jeroan saat membuat kaldu, kuah bakso Malang menjadi lebih berlemak. Mantap!

Tekwan

source: takaitu.id

Tekwan adalah makanan khas Palembang yang biasa disajikan dalam berbagai acara spesial, seperti pesta, lebaran, atau pertemuan lainnya. Penamaan tekwan diyakini berasal dari bahasa Palembang “berkotek samo kawan” yang berarti duduk berbincang bersama kawan.

Makanan ini berupa bulatan-bulatan seperti bakso berukuran kecil, namun terbuat dari campuran ikan dan tapioka. Disajikan bersama kuah udang bercita rasa khas dengan tambahan sohun, jamur kuping, irisan bengkoang, dan taburan daun bawang, seledri, serta bawang goreng. Makanan ini tidak kalah populernya dengan pempek lho, jika kamu berkunjung ke Palembang.

Baca juga: Sederet makanan khas nusantara berbahan dasar santan, gurih banget!

Itulah beberapa makanan yang bisa menjadi alternatif jika kamu sudah bosan dengan sajian bersantan. Beberapa di antaranya sebenarnya tidak terlalu sulit dibuat sendiri di rumah, tapi kamu juga bisa membelinya di berbagai kedai secara online. Pastikan cuci tangan sebelum makan untuk mencegah penularan COVID-19, ya!

Selalu dapatkan info, tips, dan berbagai resep masakan di Kitchen Of Indonesia.

Follow us on:
Instagram: KitchenOfIndonesia
Facebook: Kitchen Of Indonesia
Youtube: Kitchen Of Indonesia

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Cara Buat Tanghulu, Permen Manis dan Segar Mudah Buatnya!

ikan frozen

Menjelang new normal, ini keuntungan menyimpan frozen food di rumah