Kenalan sama Angeun Lada, makanan khas Banten yang jadi Warisan Budaya Tak Benda

angeun lada makanan khas banten
Foto: instagram/elkealexa

Angeun lada termasuk makanan khas Banten yang sangat populer dan tak boleh dilewatkan saat berkunjung ke sana. Makanan yang dalam bahasa Indonesia memiliki arti sayur pedas ini bahkan menjadi salah satu menu utama yang wajib ada saat perayaan lebaran lho.

Masuk dalam Warisan Budaya Tak Benda

Angeun lada merupakan hidangan yang berakar dari masyarakat Sunda di Banten, yang kemudian tersebar di daerah Serang bagian selatan, seperti Pandeglang dan Lebak. Pada tahun 2016, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI menetapkan angeun lada sebagai salah satu warisan budaya tak benda khas nusantara. Penetapan ini tentu bukan hal yang mudah mengingat ada begitu banyak jumlah kuliner di masing-masing daerah.

Bahan utama Angeun Lada

Angeun lada biasanya dibuat dengan bahan utama daging sapi dan bagian-bagian sapi seperti babat. Bahan-bahan ini diracik dengan kemiri, bawang merah, bawang putih, kencur, cabai merah serta daun walang. Penggunaan daun walang inilah yang membuat masakan angeun lada punya aroma yang begitu kuat.

Masakan turun-temurun

Menu yang satu ini merupakan menu masakan turun-temurun sejak beberapa tahun silam. Kehadirannya saat hari raya Iduladha dan Idulfitri tentu saja tak boleh dilewatkan. Karenanya lebaran tanpa angeun lada terkesan seperti tak lengkap dan hambar. Namun di luar hari raya, tak banyak yang memasak menu ini untuk dikonsumsi sehari-hari, kecuali untuk acara spesial.

Baca Juga: Kuliner Khas Bekasi, Kelezatannya Siap Menggoyang Lidah

Cara membuat Angeun Lada

Bahan yang dibutuhkan:

  • 1 kg jeroan sapi atau bisa juga menggunakan kerbau
  • 3 buah tomat, potong-potong
  • 2 lembar daun walang
  • 2 batang serai, geprek
  • 1 ruas lengkuas, memarkan
  • 3 lbr daun salam
  • 5 sdm minyak goreng
  • Garam secukupnya
  • Gula pasir secukupnya
  • Air secukupnya

Bumbu halus:

  • 15 buah cabai merah
  • 10 butir kemiri, goreng
  • 10 siung bawang merah, dibakar
  • 4 siung bawang putih, dibakar
  • 2 ruas kencur, dikupas dan dibakar
  • 1 ruas jahe, dikupas dan dibakar

Langkah:

  1. Potong kecil-kecil jeroan kemudian cuci bersih.
  2. Campurkan potongan jeroan dengan bumbu halus. Tambahkan minyak, aduk rata kemudian masak dengan air menggunakan api sedang.
  3. Tambahkan daun walang, lengkuas, serai, daun salam, gula serta garam. Masak hingga bumbu meresap dan potongan jeroan matang.
  4. Tambahkan potongan tomat, aduk.
  5. Angkat dan angkeun lada pun siap disajikan dalam keadaan panas.

Selalu dapatkan info, tips, dan berbagai resep masakan di Kitchen Of Indonesia.

Follow us on:
Instagram: KitchenOfIndonesia
Facebook: Kitchen Of Indonesia
Youtube: Kitchen Of Indonesia

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

kesalahan menyimpan makanan di dalam kulkas yang sering dilakukan

Kesalahan menyimpan makanan di dalam kulkas yang sering terjadi

odeng korea selatan

Deretan street food dari berbagai negara, beberapa sudah familiar di Indonesia